Rabu, 26 Februari 2014

Apresiasi Pagelaran



APRESIASI PAGELARAN LOKAHYANG
MANGSANA MIDANG
“HARIRING ASIH GUPAY PANGAJAK”
diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Pendidikan Seni Musik





Oleh :
AIDA AZIZAH
NIM 1303838
Kelas 1 B


PROGRAM GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
KAMPUS SUMEDANG
2014


Nama Kegiatan                       : Pagelaran Lokahyang Mangsana Midang
                                                  “Hariring Asih Gupay Pangajak”
Hari/tanggal Pementasan        : Minggu, 23 Februari 2014
Waktu                                     : Pukul 09.15 -11.30 WIB
Ulasan                                     :
Pagelaran yang tersaji berlangsung dengan sukses dan  sangatmeriah. Para pengunjung pun terlihat gembira dan merasa terhiburitu semua dapat terlihat dari antusias para apresiator.
Hal tersebut ditunjang oleh kemasan acara yang menarik yang telah dibuat oleh tim penyelenggara. Pembawa acara yang pandai membawa suasana memang patut diacungi jempol karena mampu menghidupkan acara dan mengarahkan pengunjung untuk mengapresiasi beberapa tampilan yang telah disajikan.
Balutan dekorasi yang elegan dengan nuansa sunda menguatkan karakter tema yang diangkat oleh penyelenggara.Degradasi merah marun dan putih mewarnai dekorasi dengan penuh keanggunan ditambah dengan aksen-aksen hiasan angklung dan kujang besar yang dibalut oleh warna keemasan membuat panggung mini ini terlihat elegan.Namun sayang, pemasangan background terlihat nanggung karena tidak menutup keseluruhan dinding ruangan.Alangkah lebih baik jika kedepannya background itu dipasang sampai menutupi bagian atas dinding supaya terlihat makin rapi dan indah.Walaupun secara umum memang dekorasi nya simple, cukup unik dan bertema menarik.
Pagelarang ini bertema Hariring Asih Gupay Pangajak tema tersebut mengandung arti bahwa marilah kita bernyanyi bersama dengan penuh kasih sayang, jadi pada dasarnya tema ini menyampaikan pesan dengan maksud mengajak semua elemen untuk bernyanyi bersama dengan penuh kasih sayang, dengan tetap mencintai budaya sunda.Hal tersebut bertujuan agar budaya sunda tidak tergeser kepopulerannya oleh budaya asing.Mahasiswa diharapkan dapat mengenal budaya sunda sekaligus mencintai dan melestarikan budaya sunda.Karena dewasa ini para remaja seperti mahasiswa cenderung menyukai kesenian barat seperti K-Pop dan grup musik luar negeri.
Acara pagelaran yang berlangsung meriah dihadiri oleh banyak mahasiswa dan oleh Pembina kemahasiswaan UPI Sumedang Bapak Drs.H.Dede Tatang Sunarya,M.Pd beserta staf dosen terlihat hadir. Kehadiran Pembina lokahyang Bapak Julia ,M.Pd punmembuat acaa semakin lengkap. Kehadiran berbagai komponen kampus mulai dari lembaga dan mahasiswa membuat sebuah apresiasi yang cukup baik bagi keberlangsungan acara. Disinilah dapat trelihat bahwasannya antusiasme mahasiswa untuk mengetahui akan segala sesuatu dapat terwujud melalui sebuah apresiasai.
Pagelaran di isi oleh berbagai penampilan yang menarik diantaranya ada penampilan harmoni angklung, drama tari, kolaborasi, dan tari bertema.Berikut penjelasan dari semua tampilan yang telah tersaji.
A.    Harmoni Angklung
Dilihat dari kalimatnya, kata harmoni angklung terdiri dari 2 kata yakni ada kata harmoni yang artinyapernyataan rasa, aksi, gagasan, dan minat; keselarasan; keserasian: harus ada antara irama dan gerak;sebagai kebersamaan yang beraturan diantara berbagai komponen. Sedangkan angklung adalah sebuah alat musiktradisional yang terbuat dari bambu,cara memainkannya yaitu di goyangkan. Jadi, harmoni angklung adalah keserasian antara irama yang dihasilkan oleh permainan angklung.
Angklung ini memiliki berbagai nada sehingga perlu banyak orang untuk memainkannya agar terhimpun alunan melodi yang harmonis.Oleh sebab itu, ketika melihat penampilan harmoni angklung, saya memperhatikan para pemain angklung yang kompak dan beraturan dalam memainkan angklung yang mereka pegang.Mereka mampu menempatkan diri mereka kapan mereka harus membunyikan angklung dan kapan mereka harus diam. Saya rasa hal tersebut tidak mudah karena, diperlukan kepekaan, konsentrasi dan juga kekompakan.Saya melihat penampilan harmoni angklung ini tampak kompak dan bermain dengan indah.
Alat-alat yang digunakan saat penampilan Harmoni Angklung :
·         Angklung (1set)
·         Keyboard ( 1 buah)
·         Gitar Bass ( 1 buah )
·         Kendang ( 1 buah )
·         Drum ( 1 set )
Personil yang bermain cukup banyak karena memang dibutuhkan personil untuk menempati beberapa komponen seperti pemain keyboard, pemain gitar, personil angklung,personil vocal grup, dan pemain kendang.
Lagu yang dibawakan ada dua yakni lagu Gumbira dan lagu Endek-endekan.Lagu tersebut berasal dari provinsi Jawa Barat dan lirik lagunya berbahasa sunda.
Lagu gumbira mengisahkan kegembiraan dan keceriaan anak-anak SD yang telah menerima raport dan mendapatkan nilai yang bagus.Nyanyian tersebut adalah suatu symbol kebahagiaan dan kegirangan anak-anak SD. Sehingga menurut saya, jika kita sudah terjun ke SD sebagiknya nyanyian seperti ini patut ditampilkan dalam pentas anak-anak.Supaya anak menjadi tahu dan faham mengenai ke-unikan bahasa sunda dan kebermaknaan nyanyian yang disampaikan.Sesungguhnya lagu-laguan yang diciptaka oleh para pendahulu kita di zaman dahulu sangat mengandung esensi yang luar biasa. Untuk itu perlu adanya sosialisasi kepada anak agar anak lebih peduli akan budayanya sendiri. Adapun lirik lagu gumbira sbagai berikut :

Rasa guligah, rapot alus angkana
Seri gumbira
Ha…ha…ha….ha
Seubeuh pamuji
irung ge asa kembung
Igel-igelan
pakpongpakpong gung
Rasa guligah itungan bener kabeh
Seuri jeung surak,
heup heup heup horseh
Waktu pakansi ulin bareng ngalabring
Karakawihan, durang duraring
Lagu yang kedua adalah lagu endek-endekan yakni, sebuah lagu yang mengisahkan keceriaan anak-anak yang riang dan gembira bermain di alam.Bermain endek-endekan di pohon merupakan kebiasaan bermain anak pada zaman dahulu.Mungkin hal tersebut sangat bertolak belakang dengan masa sekarang, namun saya rasa anak di zaman sekarang juga perlu tahu tentang bagaimana anak zaman dahulu bermain dan belajar.
Secara kesuluruhan penampilan harmoni angklung ini sangat baik dan menghibur sebagai salah satu kekaguman saya adalah dari teknik bermain bass oleh salah satu personil karena saya melihat personil tersebut bermain gitar dengan teknik petikan yang unik. Lighting pun sangat mendukung penampilan harmoni angklung kerja sama yang baik dari semua komponen perlu diacungi jempol.
B.      Tari Bertema
Tari ini berbentuk seperti tari kaulinan barudak lebur (dalam bahasa sunda) yang beresensikan pendidikan.Tarian ini dimainkan oleh 6 orang personil.Adapun alat yang dimainkan oleh para personil adalah 4 buah bambu.Tari kaulinan adalah sebuah tarian yang mengisahkan berbagai permainan tradisional anak di zaman dahulu.Tarian ini dibawakan dengan riang dan gembira sehingga pesan yang tersirat dalam gesture gerakan dapat diterima oleh apresiator.Tarian ini menampilkan beberapa kaulinan seperti cublek-cublek suweng, perepet jengkol, oray-orayan, ucing-ucingan dan dikolaborisakn dengan gerakan tarian yang indah.
Tarian ini diiringi oleh instrument musik yang terdiri atas :
·         1 set gamelan
·         1 buah keyboard
Setiap penampilan tari pasti memilki manfaat dan jika kita kaitkan dengan dunia pendidikan hal tersebut dapat dikaitkan dengan mengasah kemampuan kognitif, apektif, dan psikomotor siswa.
C.     Drama Tari
Drama tari ini adalah penampilan yang sangat menarik dan paling saya paforitkan.Menapa?Karena drama tari yang berjudul Singa yang Penyayang ini penampilannya sangat bagus dan menghibur. Tokoh yang ada dalam cerita : Macan, dua ekor tikus yang licik, dua ekor burung merak, seekor kura-kura, dan seekor singa si raja hutan.
Jalan cerita yang menarik serta karakter tokoh yang unik membuat para apresiator terkesima.Salah satunya kostum para pemain dan kemampuan berekting yang mana karakter singa yang menyeramkan dengan kostum yang dikenakan malah membuat singa itu menjadi lucu.Lalu macan yang mana gerak-geriknya sangat lucu dan menjiwai.Dua ekor tikus yang lucu dan licik membuat gemas.Sedangkan dua ekor burung pun membuat para apresiator terkesima oleh kostumnya yang lucu.
Hal lain yang menunjang adalah audio pengiring yang digunakan terdengar pas dengan adegan yang diperankan. Lighting pun patut di acungi jempol.Kru yang lainnya sangat terlihat kompak dalam setting panggung.
Namun, ada salah satu adegan yang kurang memuaskan yakni dua ekor burung terlihat kurang berhati-hati sehingga, saat turun dari panggung jatuh dan menjadi bahan tertawaan.Kura-kura yang lucu membuat gemas para apresiator.Rambut macan yang kuning itu pun menjadi pusat perhatian para apresiator.
Pesan yang disampaikan olehpara pemain sangat dapat diterima oleh para apresiator.Saya rasa drama singa yang penyayang ini sangat bagus untuk di konsumsi oleh anak-anak SD sebagai bagian dari pelajaran moral terhadap cerita.
Adapun pesan yang dapat saya ambil setelah menyaksikan pementasan drama singa yang penyayang adalah kita harus saling memafkan dan tidak boleh menaruh dendam, jika ada teman yang salah janganlah dibenci, namun harus diberi pelajaran dan kita sebagai manusia harus saling menyayangi dengan sesama.
Tari Drakula
Tarian ini pun sangatlah menghibur dan mengandung tema yang unik dan menarik.Tarian ini mampu menghipnotis para apresiator.Karena, tarian ini sangat membuat para apresiator terhibur dan bahkan tertawa dengan penampilan yang disuguhkan oleh para personil tari drakula.
Bloking yang keren karena sebelumnya para apresiator tidak menyangka para drakula akan muncul dibelakang mereka dan itu sangat bagus dan brilian. Hal tersebut yang membuat para apresiator menjadi merinding dengan hadirnya drakula yang didukung oleh lighting, serta audio pengiring yang seram.Kostum yang dikenakan oleh para drakula ini sangat keren dan sesuai dengan tema drakula.
Ketika berada diatas panggung ternyata mereka berjoged dengan begitu lincahnya dan lucu.Namun, personil kurang kompak dalam hal gerakan. Saya awalnya mengira bahwa tarian drakula akan menyeramkan, namun yang ada adalah menyenangkan dan membuat tertawa karena para drakula berjoged sangat heboh dan lucu pemilihan lagu yang tepat beserta lighting mendukung membuat tarian ini sukses. Lima orang personil drakula sangat menghibur.
D.    Kolaborasi
Kegiatan pagelaran ditutup oleh penampilan kolaborasi yang menyanyikan dua buah lagu yaitu lagu This Love milik Marron, dan lagu Mojang priangan.Saya melihat penampilan kolaborasi sangat kompak dan serasi dilihat dari kostum yang seragam serta pemain yang professional memainkannya sesuai job desk sehingga alunan music dan vocal terdengar harmonis. Musik kolaborasi ini terdiri dari beberapa alat yaitu :
1 set Angklung
1 keyboard
1 Bass
1 kendang
1 set drum
Teknik vokal penyanyi sangat bagus, namun bloking panggung kurang terlihat.Sebaiknya penyanyi tidak statis diam ditempat namun lebih dinamis menguasai panggung.
Kesimpulan dari berbagai tampilan diatas saya menilai pagelaran ini top luar biasa dan semog kedepannya makin lur biasa.





Lampiran




 





























 
































                                 
















 


















                                                                                           








 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar