APRESIASI PAGELARAN LOKAHYANG
MANGSANA MIDANG
“HARIRING ASIH GUPAY PANGAJAK”
diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Pendidikan
Seni Musik
Oleh :
AIDA AZIZAH
NIM 1303838
Kelas 1 B
PROGRAM GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
KAMPUS SUMEDANG
2014
Nama Kegiatan :
Pagelaran Lokahyang Mangsana Midang
“Hariring Asih Gupay Pangajak”
Hari/tanggal Pementasan :
Minggu, 23 Februari 2014
Waktu :
Pukul 09.15 -11.30 WIB
Ulasan :
Pagelaran yang tersaji berlangsung dengan sukses dan sangatmeriah. Para pengunjung pun terlihat
gembira dan merasa terhiburitu semua dapat terlihat dari antusias para
apresiator.
Hal tersebut ditunjang oleh kemasan acara yang menarik yang telah
dibuat oleh tim penyelenggara. Pembawa acara yang pandai membawa suasana memang
patut diacungi jempol karena mampu menghidupkan acara dan mengarahkan
pengunjung untuk mengapresiasi beberapa tampilan yang telah disajikan.
Balutan dekorasi yang elegan dengan nuansa sunda menguatkan
karakter tema yang diangkat oleh penyelenggara.Degradasi merah marun dan putih
mewarnai dekorasi dengan penuh keanggunan ditambah dengan aksen-aksen hiasan
angklung dan kujang besar yang dibalut oleh warna keemasan membuat panggung
mini ini terlihat elegan.Namun sayang, pemasangan background terlihat nanggung
karena tidak menutup keseluruhan dinding ruangan.Alangkah lebih baik jika
kedepannya background itu dipasang sampai menutupi bagian atas dinding supaya
terlihat makin rapi dan indah.Walaupun secara umum memang dekorasi nya simple,
cukup unik dan bertema menarik.
Pagelarang ini bertema Hariring Asih Gupay Pangajak tema
tersebut mengandung arti bahwa marilah kita bernyanyi bersama dengan penuh
kasih sayang, jadi pada dasarnya tema ini menyampaikan pesan dengan maksud
mengajak semua elemen untuk bernyanyi bersama dengan penuh kasih sayang, dengan
tetap mencintai budaya sunda.Hal tersebut bertujuan agar budaya sunda tidak
tergeser kepopulerannya oleh budaya asing.Mahasiswa diharapkan dapat mengenal
budaya sunda sekaligus mencintai dan melestarikan budaya sunda.Karena dewasa
ini para remaja seperti mahasiswa cenderung menyukai kesenian barat seperti
K-Pop dan grup musik luar negeri.
Acara pagelaran yang berlangsung meriah dihadiri oleh banyak
mahasiswa dan oleh Pembina kemahasiswaan UPI Sumedang Bapak Drs.H.Dede Tatang
Sunarya,M.Pd beserta staf dosen terlihat hadir. Kehadiran Pembina lokahyang
Bapak Julia ,M.Pd punmembuat acaa semakin lengkap. Kehadiran berbagai komponen
kampus mulai dari lembaga dan mahasiswa membuat sebuah apresiasi yang cukup
baik bagi keberlangsungan acara. Disinilah dapat trelihat bahwasannya
antusiasme mahasiswa untuk mengetahui akan segala sesuatu dapat terwujud
melalui sebuah apresiasai.
Pagelaran di isi oleh berbagai penampilan yang menarik diantaranya
ada penampilan harmoni angklung, drama tari, kolaborasi, dan tari
bertema.Berikut penjelasan dari semua tampilan yang telah tersaji.
A.
Harmoni
Angklung
Dilihat dari kalimatnya, kata harmoni angklung terdiri dari 2 kata
yakni ada kata harmoni yang artinyapernyataan rasa, aksi, gagasan, dan minat;
keselarasan; keserasian: harus ada antara irama dan gerak;sebagai kebersamaan
yang beraturan diantara berbagai komponen. Sedangkan angklung adalah sebuah
alat musiktradisional yang terbuat dari bambu,cara memainkannya yaitu di
goyangkan. Jadi, harmoni angklung adalah keserasian antara irama yang
dihasilkan oleh permainan angklung.
Angklung ini memiliki berbagai nada sehingga perlu banyak orang
untuk memainkannya agar terhimpun alunan melodi yang harmonis.Oleh sebab itu,
ketika melihat penampilan harmoni angklung, saya memperhatikan para pemain
angklung yang kompak dan beraturan dalam memainkan angklung yang mereka
pegang.Mereka mampu menempatkan diri mereka kapan mereka harus membunyikan
angklung dan kapan mereka harus diam. Saya rasa hal tersebut tidak mudah
karena, diperlukan kepekaan, konsentrasi dan juga kekompakan.Saya melihat
penampilan harmoni angklung ini tampak kompak dan bermain dengan indah.
Alat-alat yang digunakan saat penampilan Harmoni Angklung :
·
Angklung (1set)
·
Keyboard ( 1
buah)
·
Gitar Bass ( 1
buah )
·
Kendang ( 1
buah )
·
Drum ( 1 set )
Personil yang
bermain cukup banyak karena memang dibutuhkan personil untuk menempati beberapa
komponen seperti pemain keyboard, pemain gitar, personil angklung,personil
vocal grup, dan pemain kendang.
Lagu yang
dibawakan ada dua yakni lagu Gumbira dan lagu Endek-endekan.Lagu
tersebut berasal dari provinsi Jawa Barat dan lirik lagunya berbahasa sunda.
Lagu gumbira mengisahkan kegembiraan
dan keceriaan anak-anak SD yang telah menerima raport dan mendapatkan nilai
yang bagus.Nyanyian tersebut adalah suatu symbol kebahagiaan dan kegirangan
anak-anak SD. Sehingga menurut saya, jika kita sudah terjun ke SD sebagiknya nyanyian
seperti ini patut ditampilkan dalam pentas anak-anak.Supaya anak menjadi tahu
dan faham mengenai ke-unikan bahasa sunda dan kebermaknaan nyanyian yang
disampaikan.Sesungguhnya lagu-laguan yang diciptaka oleh para pendahulu kita di
zaman dahulu sangat mengandung esensi yang luar biasa. Untuk itu perlu adanya
sosialisasi kepada anak agar anak lebih peduli akan budayanya sendiri. Adapun
lirik lagu gumbira sbagai berikut :
Rasa guligah, rapot alus angkana
Seri gumbira
Ha…ha…ha….ha
Seubeuh pamuji
irung ge asa kembung
Igel-igelan
pakpongpakpong gung
Rasa guligah itungan bener kabeh
Seuri jeung surak,
heup heup heup horseh
Waktu pakansi ulin bareng ngalabring
Karakawihan, durang duraring
Lagu yang kedua adalah lagu endek-endekan yakni, sebuah lagu yang mengisahkan
keceriaan anak-anak yang riang dan gembira bermain di alam.Bermain
endek-endekan di pohon merupakan kebiasaan bermain anak pada zaman
dahulu.Mungkin hal tersebut sangat bertolak belakang dengan masa sekarang,
namun saya rasa anak di zaman sekarang juga perlu tahu tentang bagaimana anak
zaman dahulu bermain dan belajar.
Secara kesuluruhan penampilan harmoni angklung ini sangat baik dan
menghibur sebagai salah satu kekaguman saya adalah dari teknik bermain bass
oleh salah satu personil karena saya melihat personil tersebut bermain gitar
dengan teknik petikan yang unik. Lighting pun sangat mendukung penampilan
harmoni angklung kerja sama yang baik dari semua komponen perlu diacungi
jempol.
B.
Tari Bertema
Tari ini berbentuk seperti tari kaulinan barudak lebur (dalam
bahasa sunda) yang beresensikan pendidikan.Tarian ini dimainkan oleh 6 orang
personil.Adapun alat yang dimainkan oleh para personil adalah 4 buah bambu.Tari
kaulinan adalah sebuah tarian yang mengisahkan berbagai permainan tradisional
anak di zaman dahulu.Tarian ini dibawakan dengan riang dan gembira sehingga
pesan yang tersirat dalam gesture gerakan dapat diterima oleh apresiator.Tarian
ini menampilkan beberapa kaulinan seperti cublek-cublek suweng, perepet
jengkol, oray-orayan, ucing-ucingan dan dikolaborisakn dengan gerakan tarian
yang indah.
Tarian ini diiringi oleh instrument musik yang terdiri atas :
·
1 set gamelan
·
1 buah keyboard
Setiap
penampilan tari pasti memilki manfaat dan jika kita kaitkan dengan dunia
pendidikan hal tersebut dapat dikaitkan dengan mengasah kemampuan kognitif,
apektif, dan psikomotor siswa.
C.
Drama Tari
Drama tari ini
adalah penampilan yang sangat menarik dan paling saya paforitkan.Menapa?Karena
drama tari yang berjudul Singa yang Penyayang ini penampilannya sangat
bagus dan menghibur. Tokoh yang ada dalam cerita : Macan, dua ekor tikus yang
licik, dua ekor burung merak, seekor kura-kura, dan seekor singa si raja hutan.
Jalan cerita yang
menarik serta karakter tokoh yang unik membuat para apresiator terkesima.Salah
satunya kostum para pemain dan kemampuan berekting yang mana karakter singa
yang menyeramkan dengan kostum yang dikenakan malah membuat singa itu menjadi
lucu.Lalu macan yang mana gerak-geriknya sangat lucu dan menjiwai.Dua ekor tikus
yang lucu dan licik membuat gemas.Sedangkan dua ekor burung pun membuat para
apresiator terkesima oleh kostumnya yang lucu.
Hal lain yang
menunjang adalah audio pengiring yang digunakan terdengar pas dengan adegan
yang diperankan. Lighting pun patut di acungi jempol.Kru yang lainnya sangat
terlihat kompak dalam setting panggung.
Namun, ada
salah satu adegan yang kurang memuaskan yakni dua ekor burung terlihat kurang
berhati-hati sehingga, saat turun dari panggung jatuh dan menjadi bahan
tertawaan.Kura-kura yang lucu membuat gemas para apresiator.Rambut macan yang kuning
itu pun menjadi pusat perhatian para apresiator.
Pesan yang
disampaikan olehpara pemain sangat dapat diterima oleh para apresiator.Saya
rasa drama singa yang penyayang ini sangat bagus untuk di konsumsi oleh
anak-anak SD sebagai bagian dari pelajaran moral terhadap cerita.
Adapun pesan
yang dapat saya ambil setelah menyaksikan pementasan drama singa yang penyayang
adalah kita harus saling memafkan dan tidak boleh menaruh dendam, jika ada teman
yang salah janganlah dibenci, namun harus diberi pelajaran dan kita sebagai
manusia harus saling menyayangi dengan sesama.
Tari Drakula
Tarian ini pun
sangatlah menghibur dan mengandung tema yang unik dan menarik.Tarian ini mampu
menghipnotis para apresiator.Karena, tarian ini sangat membuat para apresiator
terhibur dan bahkan tertawa dengan penampilan yang disuguhkan oleh para
personil tari drakula.
Bloking yang
keren karena sebelumnya para apresiator tidak menyangka para drakula akan
muncul dibelakang mereka dan itu sangat bagus dan brilian. Hal tersebut yang
membuat para apresiator menjadi merinding dengan hadirnya drakula yang didukung
oleh lighting, serta audio pengiring yang seram.Kostum yang dikenakan oleh para
drakula ini sangat keren dan sesuai dengan tema drakula.
Ketika berada
diatas panggung ternyata mereka berjoged dengan begitu lincahnya dan
lucu.Namun, personil kurang kompak dalam hal gerakan. Saya awalnya mengira
bahwa tarian drakula akan menyeramkan, namun yang ada adalah menyenangkan dan
membuat tertawa karena para drakula berjoged sangat heboh dan lucu pemilihan
lagu yang tepat beserta lighting mendukung membuat tarian ini sukses. Lima
orang personil drakula sangat menghibur.
D.
Kolaborasi
Kegiatan
pagelaran ditutup oleh penampilan kolaborasi yang menyanyikan dua buah lagu
yaitu lagu This Love milik Marron, dan lagu Mojang priangan.Saya melihat penampilan
kolaborasi sangat kompak dan serasi dilihat dari kostum yang seragam serta
pemain yang professional memainkannya sesuai job desk sehingga alunan music dan
vocal terdengar harmonis. Musik kolaborasi ini terdiri dari beberapa alat yaitu
:
1
set Angklung
1
keyboard
1
Bass
1
kendang
1
set drum
Teknik vokal penyanyi sangat bagus, namun bloking panggung kurang
terlihat.Sebaiknya penyanyi tidak statis diam ditempat namun lebih dinamis
menguasai panggung.
Kesimpulan dari berbagai tampilan diatas saya menilai pagelaran ini
top luar biasa dan semog kedepannya makin lur biasa.
Lampiran



Tidak ada komentar:
Posting Komentar