Rabu, 09 Desember 2015

UNTUKMU CALON IMAMKU YANG TERTULIS DI LAUHUL MAHFUDZ



UNTUKMU CALON IMAMKU YANG TERTULIS DI LAUHUL MAHFUDZ
بِسْــــــــــــــــمِ اِالرَّحْمَنِ اارَّحِي

              Wahai kau pasangan tulang rusukku , siapa dan dimanakah kau ? aku menunggu saat dimasa depan nanti . . . khitbah kau nyatakan padaku. Kuharap saat itu adalah  indah dalam penantianku. Aku hanyalah sebutir pasir dihamparan luas. Aku dilahiran dengan suka cita dibesarkan dalam kasih keluarga dengan harapan suatu saat aku bisa bahagia menemukan kekasih sejati yang memberikan cinta. Mengasihi dengan tulus apa adanya. Wahai kau pasangan tulang rusukku, harapan tulus kuhatur untukmu. Semoga kau bisa berikan semua itu. Menjadikanku insan bahagia dengan kasihmu membuatku dekat pada Illahi Robbi ku. Selalu merindukan kehadiranmu untuk beribadah bersama dalam naungan kasih sayangmu. Menciptakan istana tahajud dalam sujud panjang bersamamu menggapai kerido'an dan surga Illahi Robbi ku. Mungkin nanti saat janji indah sehidup semati kau ucap untukku. Disaat kau halalkan aku bagimu semoga nanti saat itu adalah menjadi awal pengabdianku menjadi makmum yang sholeha bagimu, mengabdikan diri sepenuh jiwaku. Berjuang bersama , karena kau adalah yang terindah bagiku segala ucapanmu adalah sebuah titah bagiku. Selama itu baik dalam syari'atku dengan ikhlas aku akan jalani dan menjujung tinggi perintahmu bersama arungi bahtera kehidupan baru.
              Dengan balutan kasih sayang yang indah, dengan keterbatasan yang ada padaku . Kau hadir sebagai penyempurnaku. Rengkuh aku dalam kasihmu saat aku berada dalam kelemahanku. Ketika amarah merajai hidupku, jadikan dirimu penyejuk hati dengan senyuman tulus dan perhatianmu. Bimbing aku dengan kasih lembut mu agar dunia ini selalu indah bersamamu. Aku adalah tulang rusuk yang bengkok  dan akan tetap bengkok jika kau biarkan itu  dan akan menjadi  patah jika kau paksa luruskan aku. Hanya kasih lembutmu yang bisa lakukan itu karena kau adalah nahkoda bagiku.
Mungkin nanti  keridhoanmu wahai pasangan tulang rusukku akan menjadi ridho ilahi Robbii ku kala ikhlasmu menghantarkanku ke surga itu. Nanti di masa depan saat mungkin Allah menghadirkannya saat diri ini menutup mata meninggalkanmu . Untaian do'a kan senyuman ikhlas kan mengantarkanku Karena di masa depan nanti kau adalah kunci surga itu.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar